Bait Serat Kalatidha yang paling dikenal adalah bait ke-7. Sebab bait ini adalah esensi utama syair ini. Amanat syair ini bisa diringkas dalam satu bait ini.
| Teks asli (aksara Jawa) | Transkripsi | Alih bahasa |
|---|---|---|
| ꦲꦩꦼꦤꦁꦔꦶꦗꦩꦤ꧀ꦲꦺꦢꦤ꧀ ꦲꦺꦮꦸꦃꦲꦪꦲꦶꦁꦥꦩ꧀ꦧꦸꦢꦶ꧈ ꦩꦺꦭꦸꦲꦺꦢꦤ꧀ꦤꦺꦴꦫꦠꦲꦤ꧀ ꦪꦺꦤ꧀ꦠꦤ꧀ꦩꦶꦭꦸꦲꦔ꧀ꦭꦏꦺꦴꦤ꧀ꦤꦶ꧈ ꦧꦺꦴꦪꦏꦢꦸꦩꦤ꧀ꦩꦺꦭꦶꦏ꧀ ꦏꦭꦶꦂꦉꦤ꧀ꦮꦼꦏꦱ꧀ꦱꦤ꧀ꦤꦶꦥꦸꦤ꧀ ꦢꦶꦭꦭꦃꦏꦂꦱꦄꦭ꧀ꦭꦃ꧈ ꦧꦼꦒ꧀ꦗꦧꦼꦒ꧀ꦗꦤꦺꦏꦁꦭꦭꦶ꧈ ꦭꦸꦮꦶꦃꦧꦼꦒ꧀ꦗꦏꦁꦲꦺꦭꦶꦁꦭꦮꦤ꧀ꦮꦱ꧀ꦥꦢ꧉ | Amenangi zaman édan, éwuhaya ing pambudi, mélu édan nora tahan, yén tan milu anglakoni, boya kaduman mélik, kaliren wekasanipun, dilalah kersa Allah, begja-begjane kang lali, luwih begja kang éling lawan waspada. | Berada pada zaman gila, serba salah dalam bertindak. Ikut-ikutan gila tidak akan tahan, tetapi kalau tidak mengikuti arus, tidak kebagian, (lalu) jatuh miskin pada akhirnya. Tetapi Allah Mahaadil. Sebahagia-bahagianya orang yang lalai, akan lebih bahagia orang yang tetap ingat dan waspada. |
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar